BREAKING NEWS
...
Omah Berita Logo

Ekonomi Bondowoso Melesat, Jember Melambat

Kepala OJK Jember Aris Budiman. Doc. Istimewa
Kepala OJK Jember Aris Budiman. Doc. Istimewa

Jember(omahberita.com),--Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bondowoso mengalami kenaikan pesat, sementara empat kabuaten lainnya, termasuk Jember malah melambat. Catatan itu terungkap dari evaluasi yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember pada kuartal ke-2 tahun 2026. "Di wilayah kerja OJK Jember pada kuartal kedua 2026 ini, dari lima kabupaten, hanya Bondowoso yang mencatat kenaikan pertumbuhan ekonomi ,"kata Kepala OJK Jember, Aris Budiman, Jumat (25/09/2026).

Aris menjelaskan bahwa dari 5 kabupaten di wilayah kerja OJK Jember, yakni Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, dan Situbondo, Bondowoso mengalami kenaikan pertumbuhan ekonomi dari 5,42 persen menjadi 5,83 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember turun cukup signifikan dari 6,35 persen pada kuartal pertama, menjadi 5,90 persen pada kuartal kedua.

Kabupaten Banyuwangi juga turun dari 6,14 persen menjadi 6,09 persen, namun masih mencatat pertumbuhan tertinggi diantara lima kabupaten lainnya. Kabupaten Lumajang mengalami penurunan dari 5,89 persen menjadi 5,68 persen. Sedangkan Situbondo menjadi daerah dengan pertumbuhan terendah, yakni turun dari 5,50 persen menjadi 5,24 persen.

"OJK berharap sejumlah program pemerintah daerah pada kuartal ketiga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masing-masing,"Kata dia. Di wilayah yang Eks Karesidenan Besuki itu, kata dia, kaya potensi sektor pertanian, kehutanan dan perikanan,industri pengolahan, perdagangan, konsumsi, serta pariwisata.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid mengaku senang dengan evaluasi ekonomi OJK Jember itu. "Hal itu menjadi motivasi kami untuk semakin bertumbuh lebih tinggi lagi, tidak hanya sektor ekonomi tapi juga sektor lainnya,"katanya singkat. (*)

Add as a preferred source on Google
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

0 Komentar

1500 karakter tersisa
Belum ada Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini