BREAKING NEWS
...
Omah Berita Logo

BI Jember Minta Semua SPBU layani Transaksi Dengan QRIS

Kantor Bank Indonesia Jember
Kantor Bank Indonesia Jember

Jember(omahberita.com),---Bank Indonesia (BI) Jember meminta pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di wilayah kerjanya untuk melayani transaksi digital dengan menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Sampai saat ini, BI Jember menemukan fakta bahwa sejumlah SPBU yang tidak mau melayani pembayaran dengan QRIS.

Menurut Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember, Achmad, mengatakan bahwa sebagai regulator, BI mengaku tidak bisa memaksa pelaku usaha menggunakan Qris, namun terus mendorong penggunaan sistem pembayaran digital itu. "Keputusan menerima atau menolak QRIS di SPBU (Pertamina dan swasta) merupakan kebijakan internal masing-masing pemilik usaha.Tetapi kami terus mendorong karena penggunaan QRIS mempermudah transaksi masyarakat,"kata Achmad, Senin (28/09/2026).

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember, Achmad,
Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember, Achmad,

Hasil pengamatan BI, kata dia, yang menjadi penyebab enggannya SPBU menggunakan QRIS adalah biaya Merchant Discount Rate (MDR) atau biasa dikenal masyarakat sebagai biaya administrasi transaksi. Namun demikian, katanya, untuk transaksi usaha mikro hingga batas tertentu, MDR QRIS sebesar nol persen alias tidak dikenai biaya transaksi.

BI Jember, kata dia, akan terus melakukan pendekatan dan mendorong SPBU di wilayah kerjanya (Jember,Bondowoso,Situbondo,Banyuwangi,Lumajang) untuk menggunakan atau melayani transaksi secara digital. "Kami akan terus meyakinkan masyarakat bahwa penggunaan QRIS memberikan banyak manfaat, mulai dari memperluas akses keuangan, mempermudah transaksi UMKM, praktis tanpa uang tunai, dan mendorong digitalisasi usaha,"katanya.(*)

Add as a preferred source on Google
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

0 Komentar

1500 karakter tersisa
Belum ada Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini