BREAKING NEWS
...
Omah Berita Logo

Polisi Ejek Pendemo Saat Hari Tani, Polda Bengkulu Minta Maaf

Personel Polda Bengkulu Bripka Masagus Muchamad Ginta Meiro mengenakan kaus bertuliskan “PATSUS” dan berdiri diapit dua anggota Propam setelah dijatuhi tindakan penempatan khusus (patsus), Selasa (29/9/2026), Dos: RCTI+
Personel Polda Bengkulu Bripka Masagus Muchamad Ginta Meiro mengenakan kaus bertuliskan “PATSUS” dan berdiri diapit dua anggota Propam setelah dijatuhi tindakan penempatan khusus (patsus), Selasa (29/9/2026), Dos: RCTI+

Bengkulu (omahberita.com) - Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu meminta maaf kepada masyarakat setelah seorang anggotanya mengejek demonstran saat berunjuk rasa di Hari Tani, viral di media sosial. Personel Polda Bengkulu, Bripka Masagus Muchamad Ginta Meiro dijatuhi tindakan penempatan khusus (patsus) setelah video dirinya diduga mengejek pedemo saat peringatan Hari Tani viral di media sosial. Tindakan tersebut diberikan setelah Masagus terlihat menjulurkan lidah ke arah pedemo saat pengamanan aksi di depan Kantor Gubernur Bengkulu.

Video tersebut kemudian beredar di media sosial dan menjadi perhatian publik. Dalam rekaman yang beredar, Masagus tampak menjulurkan lidahnya ke arah massa yang sedang melakukan aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Tani. Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Imam Wijayanto mengatakan telah melakukan evaluasi dan pemeriksaan pada Selasa 29/9/2026 terhadap personel yang terlihat dalam video tersebut. Pemeriksaan dilakukan melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bengkulu untuk menindaklanjuti perilaku personel saat memberikan pelayanan dalam kegiatan unjuk rasa.

Screnshoot Tiktok/KARMANEGERIKU
Screnshoot Tiktok/KARMANEGERIKU

Hasil pemeriksaan tersebut kemudian berujung pada tindakan penempatan khusus terhadap Bripka Masagus. Patsus merupakan tindakan yang diberikan kepada personel untuk menjalani penempatan khusus sebagai bagian dari proses pertanggungjawaban atas perbuatan yang dinilai tidak terpuji. Imam mengatakan tindakan tersebut diberikan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perilaku Bripka Masagus saat bertugas. Saat ini, personel Polda Bengkulu tersebut telah diamankan dan menjalani tindakan disiplin.

“Saat ini salah satu personel Polda Bengkulu telah diamankan dan dilakukan tindakan disiplin untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya.

Tindakan terhadap Bripka Masagus juga ditunjukkan melalui dokumentasi yang diunggah pada akun media sosial Polda Bengkulu. Dalam foto tersebut, Masagus terlihat berdiri membelakangi kamera dengan mengenakan kaus berwarna oranye bertuliskan “patsus”.

Masagus dalam foto tersebut tampak berdiri di antara dua anggota Propam. Dokumentasi itu menjadi bagian dari informasi yang disampaikan Polda Bengkulu setelah video perilakunya saat pengamanan aksi unjuk rasa beredar dan menjadi perhatian di media sosial.

Selain memberikan tindakan terhadap personel, Polda Bengkulu juga menyampaikan permintaan maaf atas sikap Bripka Masagus. Polda Bengkulu menyebut perilaku tersebut tidak dibenarkan dan dapat berdampak terhadap kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian.

“Polda Bengkulu mohon maaf atas sikap personel yang tidak terpuji pada saat pelayanan aksi unjuk rasa saat memperingati Hari Tani,” tulis keterangan akun Instagram @polda_bengkulu dilansir pada RCTI+.

Polda Bengkulu menyampaikan permintaan maaf tersebut sebagai respons atas perilaku personelnya yang menjadi sorotan. Sikap Bripka Masagus dalam video dinilai tidak sejalan dengan pelaksanaan tugas pelayanan saat kegiatan unjuk rasa berlangsung.

Add as a preferred source on Google
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

0 Komentar

1500 karakter tersisa
Belum ada Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini