Omah Berita Logo
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...

OJK Jember Gencarkan Program Literasi Keuangan

OJK Jember Gencarkan Program Literasi Keuangan

OJK Jember Gencarkan Program Literasi Keuangan

JEMBER,OB--Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menggencarkan program literasi keuangan. Menurut Asisten Manajer OJK Jember, M. Fiqrom Ashari, program itu menjadi salah satu program prioritas Kantor OJK Jember tahun 2026. Secara berkala, kata dia, hampir setiap bulan OJK menggelar program literasi keuangan itu di wilayah kerjanya yang mencakup Kabupaten Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi. "Kami bekerjasama dengan pemerintah daerah di wilayah kerja kami dengan sasaran bergam seperti pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Mlijo, serta kelompok tani,"kata dia, Jumat (11/09).

Alasan utama digencarkannya porgram Literasi Keuangan itu, kata Fiqrom, adalah masih maraknya kasus investasi bodong dan pinjaman daring (pinjol) ilegal yang memanfaatkan ketidaktahuan atau kekurangan wawasan masyarakat. Dia menjelaskan bahwa literasi keuangan merupakan kemampuan memahami, mengelola, dan memanfaatkan produk maupun layanan jasa keuangan secara tepat sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan secara bijaksana.

"Rendahnya tingkat literasi keuangan masih menjadi salah satu penyebab masyarakat mudah menjadi korban investasi bodong, pinjaman daring ilegal, maupun berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan lembaga jasa keuangan,"katanya.

Masyarakat perlu memahami produk dan layanan jasa keuangan sebelum mengambil keputusan. Selain mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan finansial, OJK Jember juga mengajak peserta untuk membiasakan pengelolaan keuangan yang baik, mulai dari menyusun perencanaan keuangan, membedakan kebutuhan dan keinginan, hingga memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan yang legal. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung keberlangsungan usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM. "Pastikan lembaga yang dipilih memiliki izin dan berada di bawah pengawasan OJK agar terhindar dari investasi bodong maupun pinjaman daring ilegal," ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember, Dra. Sartini, mengaku senang berkolaborasi dengan OJK Jember dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, peningkatan literasi keuangan menjadi salah satu bekal penting bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha secara sehat dan berkelanjutan."Kami berharap edukasi ini meningkatkan pemahaman pelaku UMKM, Mlijo, dan kelompok tani sehingga semakin cerdas dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan layanan jasa keuangan yang legal," Ujarnya.

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM, Mlijo, dan kelompok tani diharapkan semakin cakap dalam mengelola keuangan, lebih waspada terhadap kejahatan finansial, serta mampu memanfaatkan layanan jasa keuangan yang aman, legal, dan bertanggung jawab untuk mendukung pertumbuhan usahanya. (*)

Add as a preferred source on Google
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

0 Komentar

1500 karakter tersisa
Belum ada Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini