Omah Berita Logo
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...

Pencarian 5 Wartawan Hilang Diperluas

Sumber: Viva.id
Sumber: Viva.id

Omah Berita - Tim SAR gabungan terus memperluas pencarian terhadap lima wartawan yang hilang kontak saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. Memasuki hari kedua pencarian, sejumlah kapal dan peralatan khusus dikerahkan untuk menyisir wilayah yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan rombongan.

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad mengatakan rombongan berangkat sekitar pukul 14.00 WIB dari Dermaga Pandeglang menuju Gunung Anak Krakatau. Kapal diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mencapai lokasi.

Namun, komunikasi dengan rombongan terputus sekitar pukul 14.42 WIB ketika kapal berada di antara Carita dan Gunung Anak Krakatau. Beberapa jam kemudian, posisi rombongan sempat terdeteksi berada di sekitar Gunung Anak Krakatau pada pukul 18.13 WIB.

Upaya pencarian kemudian dilakukan dengan mengerahkan speedboat, Rigid Inflatable Boat (RIB), serta unsur SAR lainnya. Penyisiran juga dilakukan di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang dengan radius sekitar 3,2 kilometer dari Gunung Anak Krakatau. Namun, pencarian awal tersebut belum membuahkan hasil.

Pada Rabu (9/9/2026), operasi pencarian kembali dilanjutkan dengan kekuatan yang lebih besar. Tim SAR gabungan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas wilayah pencarian.

Sejumlah kapal yang dikerahkan antara lain KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, serta beberapa RIB dari wilayah Banten dan Lampung. "Tim juga menggunakan drone thermal, peralatan SAR air, perlengkapan medis, perangkat komunikasi, dan berbagai sarana pendukung lainnya," kata dia.

Upaya pencarian itu, kata Amrad, melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten dan Lampung, unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, Balawista, nelayan, masyarakat, serta sejumlah unsur terkait. Area pencarian akan terus dievaluasi dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus laut, dan perkembangan informasi di lapangan.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, mengatakan personel Ditpolair Polda Banten bersama Basarnas terus melakukan pencarian terhadap para jurnalis yang hilang kontak.

Di sisi lain, perusahaan media tempat para wartawan bekerja turut memperkuat koordinasi. Kantor Berita Antara telah membentuk tim khusus yang terdiri dari personel Antara pusat dan Biro Banten. Posko siaga media juga dibentuk bersama sejumlah perusahaan media untuk membantu komunikasi selama proses pencarian berlangsung. " Kami meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai kondisi para wartawan dalam kasus ini,"kata Direktur Utama ANTARA Benny Siga Butarbutar.(*)

Add as a preferred source on Google
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

0 Komentar

1500 karakter tersisa
Belum ada Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini