BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...

Lima Wartawan Belum Ditemukan

Doc.pvmbg
Doc.pvmbg

Banten--Hingga kini, lima orang wartawan yang hilang saat meliput erupsi GUnung Anak Krakatau belum ditemukan. Upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, dan relawan masih terus dilakukan. "Sejauh ini pencarian masih dilakukan melalui jalur laut dengan menyisir setiap titik perairan,"kata Kapolda Banten Irjen Hengki, Rabu (08/09).

Hengki menambahkan, upaya pencarian lima wartawan yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Pandeglang, Banten, itu belum menggunakan jalur udara karena pertimbangan keselamatan. Situasi dan kondisi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga kini tercatat masih belum stabil untuk penerbangan. “Kita akan bekerja keras untuk menemukan rekan-rekan kita. Namun, keselamatan seluruh tim terpadu yang melakukan pencarian juga harus menjadi perhatian,” kata dia.

Sebelumnya, pada Senin (07/09) sekitar pukul 14.00 wib, rombongan wartawan melakukan peliputan di sekitar Gunung Anak Krakatau. Mereka naik sebuah speedboat. Data yang diterima omahberita.com menyebutkan, rombongan itu adalah Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) selaku anak buah kapal (ABK), Heriyanto (49) selaku guide, M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), Arie Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudistiro Pranoto (Jurnalis iNews), Anadolu Firdaus Wajidi (Jurnalis Anadolu), dan Donal Husni (freelance).

Rombongan itu mengalami hilang kontak (lost contact) di antara Carita dan Gunung Anak Krakatau. Kemudian pada pukul 18.13 WIB sempat terpantau berada di sekitar Anak Gunung Krakatau. Namun, mereka kembali hilang kontak hingga akhirnya pada Selasa (8/9/2026) pukul 13.55 WIB operasi SAR hari pertama mulai dilakukan.

Sandi Wiyasa, pemilik kapal yang disewa rombongan wartawan itu mengatakan, mereka menyewa kapal untuk rute pulang-pergi ( pergi pagi dan kembali ke kawasan Carita, Pandeglang, pada sore hari. Namun, hingga malam, kapal tersebut belum kembali. "Saya menyangka rombongan menginap di pulau sekitar Anak Krakatau.Di sana memang tidak ada sinyal,"kata dia. (*)

Add as a preferred source on Google
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

0 Komentar

1500 karakter tersisa
Belum ada Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini