Omah Berita — Maksud hati hendak beristirahat, tapi apa daya truk melindas. Itulah yang dialami AS (35 tahun), seorang sopir truk asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur, di kawasan Rest Area Gunung Kayangan, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. AS tewas setelah terlindas truk yang dikemudikannya sendiri pada Senin (7/9/2026).
Saat kejadian, AS bersama kernetnya diketahui baru saja memarkirkan truk di tepi jalan untuk beristirahat di sebuah warung sekitar lokasi.
Namun, situasi berubah ketika truk yang telah ditinggalkan tiba-tiba bergerak sendiri. Kendaraan berat tersebut melaju di jalan yang menurun sehingga membuat korban dan kernet berusaha menghentikannya.
Kernet berupaya menahan kendaraan dengan memberikan ganjalan. Sementara itu, AS mencoba kembali masuk ke dalam kabin untuk mengendalikan truk tersebut.
Naas, ketika hendak masuk ke kabin, korban mengalami kesulitan membuka pintu kendaraan. AS kemudian terjatuh ke badan jalan dan masuk ke jalur roda truk yang masih bergerak.
Korban akhirnya terlindas roda depan hingga roda belakang truk. Petugas kemudian mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Hadji Boejasin Pelaihari untuk mendapatkan penanganan.
Setelah melindas korban, truk masih terus bergerak tanpa kendali. Kendaraan tersebut kemudian menabrak pohon dan sebuah warung di sekitar rest area. Bagian depan truk mengalami kerusakan, dengan kaca depan pecah dan kabin mengalami penyok.
Tidak berhenti di situ, truk juga menabrak bagian belakang sebuah mobil yang sedang terparkir di sekitar lokasi. Kendaraan tersebut turut mengalami kerusakan akibat benturan.
Kasat Lantas Polres Tanah Laut AKP Adhitya Rizki Ridhotomo mengatakan, kronologi kejadian diketahui berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara. Pihak kepolisian memastikan korban dan kernet sebelumnya memang hendak beristirahat setelah memarkirkan kendaraan.(*)
as a preferred source on Google
0 Komentar