BREAKING NEWS
...
Omah Berita Logo

Lenggak-lenggok Penari Gandrung Dalam Kereta Api

Pertunjukan Penari Gandrung di Dalam Kereta Api Sangkuriang-Banyuwangi
Pertunjukan Penari Gandrung di Dalam Kereta Api Sangkuriang-Banyuwangi

Banyuwangi(omahberita.com),-Sebanyak 7 orang penari Gandrung beraksi di dalam gerbong kereta api. Layaknya menari di atas panggung pertunjukan, mereka berlenggak-lenggok di antara kursi penumpang kereta api Sangkuriang pada Jumat (25/09/2026). Tak pelak, pertunjukan sepanjang perjalanan dari Stasiun Kalibaru menuju Stasiun Ketapang itu pun menuai pujian ratusan penumpang. "Ya, ini bagian dari rangkaian KAI Mini Fair dalam peringatan HUT ke-81 PT Kereta Api Indonesia (Persero),"ujar Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro.

Cahyo menambahkan, pertunjukan bertajuk Gandrung On The Train itu merupakan kolaborasi KAI Daop 9 Jember dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Banyuwangi. Menurutnya, kolaborasi itu memadukan layanan transportasi dengan promosi seni budaya daerah.

Selama hampir 2 jam perjalanan itu, para penari nampak bersemangat menampilkan tarian khas Banyuwangi. Mengenakan busana khas, ketujuh penari tersebut berkeliling di dalam kereta yang melaju sambil menyapa dan berinteraksi langsung dengan penumpang. Sesampainya di Stasiun Ketapang, pementasan tarian itu pun berlanjut. Ketujuh penari kembali tampil melalui Gandrung On The Station untuk menyambut kedatangan para penumpang KA Pandanwangi di stasiun terakhir di ujung timur Pulau Jawa itu.

Hartono, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, mengatakan pertunjukan Tari Gandrung itu menjadi cara untuk memperkenalkan kekayaan budaya Banyuwangi kepada pelanggan yang melakukan perjalanan menggunakan kereta api. “Kami ingin perjalanan penumpang dengan kereta menjadi semakin berkesan dengan menghadirkan Gandrung yang merupakan bagian dari kekayaan budaya Banyuwangi,” katanya.(*)

Add as a preferred source on Google
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

0 Komentar

1500 karakter tersisa
Belum ada Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini