Omah Berita Logo

6 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dipanaskan Berulang Kali, Perhatikan Cara Menyimpannya

Masakan bersantan tidak boleh dipanaskan berulang kali. (Doc: Sajiansedap)
Masakan bersantan tidak boleh dipanaskan berulang kali. (Doc: Sajiansedap)

Ringkasan Berita:

  • Nasi
  • Jamur
  • Gorengan
  • Bayam
  • Kentang
  • Santan

Jakarta (Omahberita.com) — Memanaskan kembali makanan sering dilakukan untuk menghemat waktu sekaligus mengurangi makanan terbuang. Meski praktis, cara penyimpanan dan lama makanan berada pada suhu ruang perlu diperhatikan agar makanan tetap aman dikonsumsi.

Tidak semua makanan yang dipanaskan ulang otomatis berbahaya. Risiko dapat meningkat ketika makanan dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang atau disimpan dengan cara yang tidak tepat.

Dilansir dari SajianSedap.com, berikut enam jenis makanan yang perlu diperhatikan saat akan dipanaskan kembali.

  1. Nasi

Nasi matang yang dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri Bacillus cereus. Bakteri tersebut dapat menghasilkan toksin yang menyebabkan gangguan pencernaan.

Karena itu, masalahnya bukan hanya pada proses pemanasan ulang, tetapi juga pada cara nasi disimpan setelah matang. Jika nasi tidak langsung dikonsumsi, segera dinginkan dan simpan di kulkas dengan cara yang tepat. Panaskan secukupnya ketika akan dimakan.

  1. Jamur

Jamur yang sudah dimasak sebaiknya tidak dipanaskan berulang kali. Proses tersebut dapat memengaruhi tekstur dan rasa, sedangkan penyimpanan yang kurang tepat dapat meningkatkan risiko pertumbuhan mikroorganisme. Untuk menjaga kualitasnya, simpan jamur matang di kulkas jika belum akan dikonsumsi. Saat ingin menyantapnya kembali, panaskan sesuai kebutuhan.

  1. Bayam

Bayam mengandung nitrat secara alami. Setelah dimasak, sayuran ini sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang karena kualitasnya dapat menurun dan mikroorganisme berisiko berkembang. Sebaiknya, masak bayam secukupnya sesuai kebutuhan. Jika masih tersisa, segera simpan di kulkas agar tidak terlalu lama berada pada suhu ruang.

  1. Kentang

Kentang matang juga perlu disimpan dengan benar. Jika dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang, risiko pertumbuhan bakteri dapat meningkat. Simpan kentang matang di kulkas apabila tidak langsung dikonsumsi. Hindari mengonsumsi atau memanaskan kembali kentang yang sudah terlalu lama disimpan dengan kondisi yang tidak jelas.

  1. Gorengan

Gorengan yang dipanaskan berulang kali dapat mengalami perubahan tekstur dan kualitas. Penggunaan minyak yang dipakai berkali-kali juga perlu diperhatikan karena dapat menurunkan kualitas minyak.

Agar kualitas makanan tetap terjaga, gorengan sebaiknya dikonsumsi segera setelah dibuat. Jika ingin memanaskannya kembali, perhatikan kondisi makanan dan hindari penggunaan minyak yang sudah berulang kali dipakai.

  1. Masakan Bersantan

opor, gulai, dan makanan bersantan lainnya juga perlu mendapat perhatian. Jika dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang, makanan tersebut berisiko menjadi tempat berkembangnya bakteri. Apabila masih ada sisa, segera simpan dalam kulkas dengan wadah yang sesuai. Ketika akan dikonsumsi kembali, panaskan hanya porsi yang dibutuhkan agar seluruh masakan tidak perlu dipanaskan berulang kali.

Perhatikan Cara Penyimpanan makanan Yang Baik

Memanaskan makanan satu kali tidak berarti makanan tersebut otomatis berbahaya. Hal yang lebih penting adalah memastikan makanan tidak terlalu lama berada pada suhu ruang dan disimpan dengan benar.

Sebaiknya, simpan sisa makanan di kulkas sesegera mungkin setelah tidak lagi dikonsumsi. Ambil porsi secukupnya saat akan makan dan panaskan hingga merata.

Dengan memperhatikan cara penyimpanan serta pemanasan ulang, sisa makanan dapat dimanfaatkan dengan lebih aman dan tidak perlu langsung dibuang.

0 Komentar

1500 karakter tersisa
Belum ada Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement