Omah Berita Logo

438.126 Murid SMA/SMK/SLB di Jatim Ikut TKA

 Gubernur  Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelaksanaan TKA di sebuah sekolah.,
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelaksanaan TKA di sebuah sekolah.,

438.126 Murid SMA/SMK/SLB di Jatim Ikut TKA

Surabaya(omahberita.com),-Sedikitnya 438.126 murid SMA/SMK/SLB di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Aries Agung Paewai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim menyatakan, mereka adalah peserta TKA dari total 463.397 calon peserta yang resmi terdaftar dalam sistem Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) TKA secara bertahap sesuai pembagian gelombang pada 26 Oktober – 8 November 2026.

"Dari total 4.863 satuan pendidikan yang terdata, sebanyak 4.546 satuan pendidikan telah berstatus terdaftar final. Berdasarkan moda pelaksanaan, sebanyak 3.518 satuan pendidikan menggunakan moda daring penuh (full online), sedangkan 1.028 satuan pendidikan menggunakan moda semi daring (semi online),"ujar Aries, Senin (26/10/2026).

Pemilihan moda pelaksanaan tersebut, katanya, disesuaikan dengan kondisi geografis dan ketersediaan jaringan internet di masing-masing wilayah untuk mendukung kelancaran pelaksanaan asesmen sesuai kesiapan infrastruktur setiap satuan pendidikan.

"Sesuai arahan Ibu Gubernur Khofifah, kami ingin memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar, tertib, dan memberikan rasa nyaman kepada seluruh murid. Sekolah harus memastikan anak-anak bisa berkonsentrasi mengerjakan soal tanpa dibebani kekhawatiran terhadap kendala teknis,” katanya.

Dispendik Jatim, kata dia, telah mengingatkan sekolah penyelenggara agar menyiagakan perangkat uninterruptible power supply (UPS) untuk server maupun komputer proktor, serta generator set (genset) apabila memungkinkan untuk mengantisipasi gangguan kelistrikan.

Pihaknya juga menekankan pentingnya proktor dan teknisi memahami prosedur penanganan gangguan serta memastikan jalur komunikasi dengan helpdesk cabang dinas maupun provinsi dapat diakses.

Ia memastikan, Dindik telah berkoordinasi dengan PLN dan Telkom wilayah Jatim melalui surat untuk meminta penundaan pemeliharaan jaringan yang berpotensi mengganggu pasokan listrik maupun konektivitas selama jam pelaksanaan TKA. Aries berharap, koordinasi tersebut bisa memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan layanan.

“Apabila terjadi gangguan listrik atau internet, murid tidak perlu panik. Petugas sekolah telah disiapkan untuk melakukan penanganan. Kami juga memastikan setiap kendala ditindaklanjuti sesuai prosedur agar hak murid untuk mengikuti TKA tetap terlindungi,” ucapnya.

Pelaksanaan TKA di sebuah sekolah di Jember
Pelaksanaan TKA di sebuah sekolah di Jember

TKA untuk Penguatan Kompetensi Murid

0 Komentar

1500 karakter tersisa
Belum ada Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement