Jakarta(omahberita.com),-Pemerintah melakukan uji coba teknologi es kering (dry ice) sebagai salah satu upaya mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan. Teknologi ini diharapkan dapat membantu mengurai lapisan atmosfer yang membuat asap terperangkap di sekitar wilayah terdampak. Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mengatakan, pada Rabu-Kamis (14-15/10/2026) lalu pesawat akan menebarkan 2,4 ton es kering di langit kawasan perkotaan Sumatra Selatan.
"Ini merupakan uji coba pertama penggunaan teknik tersebut untuk mengatasi polusi asap di Indonesia. Operasi ini bertujuan memperbaiki kualitas udara dan meningkatkan jarak pandang di wilayah terdampak kabut asap,"katanya.
Sumatra Selatan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang dipilih untuk menguji teknik es kering. Menurut Dudung, uji coba ini dilakukan atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan dampak kebakaran.
Hasil operasi akan dievaluasi untuk mengetahui efektivitas teknik tersebut dalam mengurai kabut asap dan kemungkinan penerapannya di wilayah terdampak lainnya.
"Jika uji coba ini berhasil, kami akan melanjutkannya ke daerah lain yang mengalami penumpukan kabut asap, seperti Kalimantan Tengah dan sekitarnya," kata Dudung.
Pemerintah berharap operasi ini dapat meningkatkan jarak pandang di wilayah terdampak asap dari sekitar 1km menjadi 5km atau lebih. Es kering akan dipasok dari Provinsi Lampung yang bertetangga dengan Sumatra Selatan serta dari pemasok lokal.(*)

as a preferred source on Google
0 Komentar